Kebahagiaan adalah rihlah (perjalanan hidup), bukan hadaf (tujuan).
Tujuan hidup ini sudah jelas diterangkan dalam kalam suci-Nya: "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat [51]: 56)
Cukuplah dengan mewujudkan tujuan suci ini, disertai selalu berpikir positif dan berperasangka baik kepada Sang Pencipta, kita akan temukan dalam hidup ini makna yang lebih indah dari bahagia.
