Sebagian orang masuk ke dalam hidup kita seperti sebuah nikmat. Sebagian lain masuk ke dalam hidup kita seperti sebuah pelajaran**.
Bila ia menjadi 'nikmat', jagalah.
Bila ia menjadi 'pelajaran', belajarlah.
Berawal dari sini, kita juga patut mempertanyakan diri sendiri. Sudahkah kita menjadi 'nikmat' bagi orang lain, ataukah hanya menjadi 'pelajaran'?
---------------
**Maksud menjadi pelajaran, kedatangannya tak membawa kebaikan bagi sesama, atau bahkan malah membawa keburukan. Cuma 'pelajaran' hidup yang bisa diambil darinya, agar tidak menjadi seperti dia.

